Minggu, 09 Desember 2018

Tips Meningkatkan Performa Android

Tips Meningkatkan Performa Android

Hampir setiap orang kini memiliki smartphone yang kinerjanya tergantung pada RAM. Semakin kecil kapasitasnya, maka semakin rendah pula performanya. Namun, ponsel dengan yang memiliki RAM besar juga tidak menjamin bahwa ponsel akan smooth saat digunakan. Berikut ini adalah tips meningkatkan performa Android sehingga kinerjanya bisa optimal terutama saat multitasking.
Tips Meningkatkan Performa Android

      1.       Uninstall aplikasi yang tidak digunakan
      Pertimbangkan aplikasi mana saja yang paling sering digunakan dan mana yang tidak pernah. Kemudian, aplikasi yang jarang atau bahkan tidak sama sekali digunakan sebaiknya diuninstall. Biasanya, smartphone memiliki aplikasi bawaan yang jarang digunakan oleh penggunanya. Ketimbang memenuhi memori ponsel dan menghabiskan baterai, sebaiknya uninstall saja.
Cara menginstall aplikasi bisa melalui pengaturan aplikasi. Setelah muncul aplikasi apa saja yang terinstall, klik setiap aplikasi yang tak pernah digunakan. Klik hentikan paksa, kemudian klik uninstall. Cara ini cukup efektif untuk meningkatkan performa smartphone anda. Selain mencegah lag, unistall aplikasi juga meminimalisir penggunaan baterai.
      2.       Ubah pengaturan sinkronisasi
Bagi para pengguna Android, tentu tidak asing saat ponselnya meminta untuk sinkronisasi terhadap data tertentu seperti kontak, foto email dan lainnya. Biasanya hal ini diperlukan untuk aplikasi seperti email, media sosial dan lainnya. Semakin sering sinkronisasi terjadi, maka hal ini akan mengonsumsi kapasitas baterai. Oleh sebab itu, sebaiknya anda mengubah pengaturan sinkronisasi pada perangkat.
Anda bisa melihat akun apa saja yang tersinkronisasi data dengan perangkat anda di bagian pengaturan akun. Di sana akan tertera akun aoa saja yang tersinkronisasi lalu pilih off-auto sync untuk mematikan sinkronisasi secara otomatis. Bahkan jika anda merasa ada aplikasi yang tidak pernah dibuka namun tersinkronisasi, sebaiknya hapus saja lalu log out akun dari aplikasi tersebut.
      3.       Cek pembaruan
Jangan pernah biarkan smartphone anda menggunakan firmware yang lawas. Setiap kali ada peringatan untuk pembaruan, maka segera lakukan. Selain fimware teranyar, ponsel juga akan mendapatkan fitur keamanan yang terbaru sehingga melindungi ponsel anda. Cek bagian pengaturan lalu klik “About Device” lalu cek pembaruan.
Biasanya setelah pembaruan sudah dilakukan, ponsel akan meminta anda untuk mematikan perangkat sehingga proses reboot nantinya akan menghasilkan software smartphone yang lebih fresh. Pembaruan ini melibatkan aplikasi bawaan ponsel, bukan aplikasi yang aanda install setelah mendownloadnya di Play Store. Untuk Android versi terbaru, proses pembaruan hanya butuh waktu kurang dari 5 menit.
      4.       Menginstall custom ROM
     Keunikan Android adalah sistemnya yang berupa open-source sehingga setiap orang bisa mengetahui kode Android dan melakukan tweak pada perangkat. Itu sebabnya banyak sekali Android dengan versi yang sudah dimodifikasi atau yang disebut custom ROM. Jenis custom ROM yang populer diantaranya CyanogenMod, Cataclysm, dan Dirty Unicorns.
Sebelum menginstal ROM, anda perlu melakukan unlock bootloader sehingga tidak perlu root pada perangkat Android. Beberapa keuntungan dari menginstall custom ROM diantaranya adalah anda bisa memlih fitur apa saja yang ingin dijalankan pada Android anda. CyanogenMod memiliki beberapa fitur tambahan dan juga bisa meningkatkan performa Android anda.
      5.       Ubah pengaturan animation
      Salah satu hal yang paling mengesankan dalam sistem Androidd adalah efek animasinya. Anda bisa melihatnya saat membuka atau menutup aplikasi, menarik panel notifikasi, mengklik ikon tertentu atau hanya scroll-scroll saja. Interface animasi tersebut bisa diatur cepat atau lambat di bagian pengaturan developer ponsel.
Jika adan tidak menemukan setting developer di ponsel anda, sebaiknya nyalakan terlebih dahulu di dalam opsi Build Number di bagian Tentang Ponsel. Setelah aktif, anda akan menemukan setting developer. Di dalamnya terdapat beberapa pengaturan seperti skala animasi untuk window, transisinya dan juga durasi animasinya.
Pada opsi animasi, ubah nilai 1x menjadi 0.5x. Pengurangan nilai tersebut akan berdampak pada responsifnya smartphone anda. Selain itu, performa grafik juga akan sangat lebih baik terutama jika digunakan untuk bermain game. Pengubahan nilai juga akan berdampak pada masa baterai anda. Baterai akan jauh lebih awet sehingga lebih hemat energi dan tidak cepat aus.
      6.       Hapus bloatware
      Bloatware merupakan aplikasi bawaan dari perusahaan produsen ponsel anda. Biasanya aplikasi dari vendor jarang atau bahkan tidak digunakan sama sekali. Bahkan ada sistem tersendiri sehingga performa ponsel menjadi menurun. Melakukan root menjadi salah satu tips meningkatkan performa Android. Setelah itu, anda bisa memilih aplikasi yang diinginkan untuk berada dalam perangkat anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar